HABARTerkini.net, Paringin – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui koordinasi antara Manggala Agni Wilayah VI Kalimantan di Kabupaten Tanah Laut dengan BPBD Balangan, yang dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026).
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, Rabu (1/4/2026), menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas instansi, khususnya menjelang musim kemarau yang diprediksi berlangsung cukup panjang tahun ini.
Berdasarkan rilis BMKG, wilayah Kabupaten Balangan dan Kalimantan Selatan secara umum diperkirakan akan mengalami musim kemarau relatif panjang. Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi sejak dini melalui kesiapan personel, sarana, serta peningkatan koordinasi antar pihak terkait.
Selama ini, sinergi antara BPBD Balangan dan Manggala Agni telah terjalin dalam berbagai kegiatan, seperti sosialisasi kepada masyarakat, patroli terpadu, pembentukan posko siaga, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA).
Selain itu, kerja sama juga mencakup pemantauan titik panas (hotspot) serta penanganan karhutla melalui Posko Siaga Karhutla BPBD Balangan bersama Manggala Agni Daops VI Kalimantan.
Sebagai bentuk penguatan layanan di wilayah Banua Enam, Manggala Agni kini juga telah memiliki pondok kerja di Kecamatan Batumandi. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat respons serta meningkatkan efektivitas penanganan karhutla di wilayah Balangan.
Jumaidil menegaskan, kolaborasi yang terus dibangun ini diharapkan mampu menekan risiko terjadinya karhutla, sekaligus menjaga kondisi wilayah Banua Sanggam tetap aman dan kondusif.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kerja sama dan memperkuat sinergitas melalui berbagai kegiatan bersama,” pungkasnya.(hen/mi)

