HABARTerkini.net, Paringin – Pendekatan edukasi pola asuh keluarga terus diperkuat sebagai langkah strategis dalam menekan angka perkawinan usia anak dan stunting di Kabupaten Balangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) yang digelar di LKSA Al Hijrah, Desa Telaga Purun, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APPKBPMD) Kabupaten Balangan bersama Tim Penggerak PKK.
Sosialisasi dibuka oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Balangan, Yanti Fauzi, serta dihadiri unsur pemerintah daerah, DP3APPKBPMD, Camat Paringin Selatan Riza Kurniawan, pengurus PKK, lembaga sosial, dan masyarakat.
Dalam arahannya, Yanti Fauzi menegaskan bahwa pola asuh yang tepat dari orang tua dan lingkungan memiliki peran penting dalam membentuk masa depan anak. Ia menyebutkan bahwa pencegahan perkawinan usia anak harus dimulai dari keluarga melalui pembinaan sejak dini.
Menurutnya, kesiapan usia menjadi faktor utama dalam pernikahan, baik dari segi fisik maupun mental. Jika dilakukan pada usia anak, berbagai risiko dapat muncul, mulai dari kesehatan, psikologis hingga persoalan sosial.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai bekal utama bagi anak sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, agar mereka memiliki kesiapan dan kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Sementara itu, Kepala DP3APPKBPMD Balangan, Rahmadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dampak perkawinan usia dini sekaligus mendorong peran aktif semua pihak dalam upaya pencegahannya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini menyasar tidak hanya orang tua, tetapi juga anak-anak dan remaja, agar seluruh lapisan memiliki pemahaman yang sama mengenai risiko yang ditimbulkan.
“Antusiasme masyarakat sangat baik, meskipun kegiatan dilaksanakan pada siang hari, peserta tetap banyak dan aktif mengikuti materi,” ujarnya.
Camat Paringin Selatan, Riza Kurniawan, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola asuh dan pencegahan perkawinan usia anak.
Hal senada disampaikan Ketua LKSA Al Hijrah, Rusmin Nuriadin, yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bersama dalam pembinaan generasi muda agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Melalui sosialisasi PAAR ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga mampu berperan aktif dalam menekan angka perkawinan usia anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Balangan.(hen/mi)

