HABARTerkini.net, Paringin – Memasuki pekan kedua masa transisi pemulihan pascabanjir bandang, upaya rehabilitasi di Kabupaten Balangan terus menunjukkan perkembangan positif. Fokus utama diarahkan pada perbaikan hunian warga terdampak serta pemulihan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan, Sairil Fajeri, Selasa (20/1/2026), mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 13 rumah telah memasuki tahap perbaikan. Dari jumlah tersebut, enam rumah berada di Desa Sungsum dan tujuh rumah lainnya di Desa Juuh.
Ia merinci, di Desa Sungsum tiga rumah telah selesai sepenuhnya, sementara tiga rumah lainnya mencapai progres sekitar 75 persen. Sementara itu, di Desa Juuh, tiga dari tujuh rumah telah rampung 100 persen, sedangkan sisanya masih menunggu kelengkapan material bangunan.
“Perbaikan di Desa Juuh saat ini difokuskan pada distribusi material seperti papan, kalsiboard, dan kebutuhan lainnya sebelum pekerjaan fisik dilanjutkan secara menyeluruh,” ujar Sairil.
Selain perbaikan infrastruktur hunian, BPBD Balangan juga mengintensifkan pendampingan psikososial atau trauma healing bagi warga terdampak. Hingga pekan kedua, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di SD Negeri Sungsum dengan melibatkan sekitar 185 siswa.
Kegiatan trauma healing ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ikatan Psikolog Universitas Lambung Mangkurat, pihak Kencana, pemerintah desa, serta dewan guru.
Dalam mendukung percepatan pemulihan, sejumlah SKPD teknis turut menyatakan kesiapan. Dinas Pendidikan berencana menyalurkan perlengkapan sekolah bagi peserta didik terdampak, sementara Dinas Sosial akan membantu pengadaan peralatan dapur bagi warga.
“Saat ini kami masih menunggu proses realisasi anggaran agar bantuan tersebut dapat segera disalurkan kepada masyarakat,” pungkasnya.(hen/mi).

