HABARTerkini.net, Paringin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan peran organisasi masyarakat, khususnya Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Hal ini disampaikan seiring dengan terpilihnya Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif, sebagai Ketua ORARI Kabupaten Balangan dalam Musyawarah Lokal (Muslok) VIII Tahun 2026, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Sabtu (4/4/2026).
Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan, terutama dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dan bencana alam.
Saiful Arif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan pentingnya dukungan seluruh anggota serta kolaborasi yang solid dengan pemerintah daerah demi kemajuan organisasi.
“Kolaborasi ini sangat penting agar kita bisa bersama-sama turun ke lapangan, membantu warga, sekaligus mendukung terwujudnya visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Saiful Arif.
Ia menegaskan bahwa ORARI memiliki peran yang sangat vital, khususnya dalam menjamin kelancaran komunikasi saat terjadi bencana atau kondisi darurat lainnya. Oleh karena itu, kekompakan dan kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci agar organisasi dapat hadir tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kepemimpinannya, Saiful Arif berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota, memperkuat sistem komunikasi darurat, serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.
“ORARI harus terus berkembang menjadi organisasi yang solid, profesional, dan andal, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di saat dibutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, DPRD Balangan berharap melalui hasil Muslok VIII ini, ORARI dapat melahirkan kepengurusan yang kuat serta program-program inovatif. Langkah ini diharapkan mampu semakin mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kontribusi nyata dalam bidang komunikasi dan penanggulangan bencana. (hen/mi).
