HABARTerkini.net, Paringin – Kecamatan Tebing Tinggi menghadirkan inovasi Klinik Monalisa (Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa) sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas serta efektivitas pembangunan desa. Inovasi ini menjadi solusi atas keterbatasan sumber daya manusia desa dan kompleksitas administrasi pengelolaan keuangan.
Sejak 2024, Klinik Monalisa mengalami transformasi layanan dengan menghadirkan sistem konsultasi daring melalui Google Form. Melalui mekanisme ini, aparat desa dapat menyampaikan permasalahan dan data pendukung tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, sehingga koordinasi berjalan lebih cepat dan efisien, termasuk dalam proses rekomendasi serta pencairan Dana Desa.
Inisiator Klinik Monalisa, Pahriansyah, Selasa (3/2/2026), menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan memastikan Dana Desa dikelola secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Monitoring lapangan, evaluasi kegiatan fisik, serta pembinaan tata kelola keuangan menjadi fokus utama program ini.
Keunggulan Klinik Monalisa terletak pada keterlibatan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Tenaga Pendamping Profesional Kemendesa, sehingga proses monitoring dan evaluasi berjalan lebih komprehensif dan sesuai regulasi.
Hasil implementasi inovasi ini menunjukkan capaian positif, dengan serapan anggaran dan penyelesaian proyek fisik desa mencapai 90 persen pada 2024, dan diproyeksikan meningkat menjadi 95 persen pada 2025. Melalui Klinik Monalisa, Kecamatan Tebing Tinggi optimistis dapat mendorong peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) sejalan dengan visi Membangun Desa Menata Kota.(hen/mi).

