HABARTerkini.net, Paringin – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Kabupaten Balangan dimanfaatkan sebagai sarana penguatan nilai-nilai keimanan dan akhlak umat Islam. Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menekankan pentingnya menjadikan salat sebagai landasan dalam membentuk pribadi dan kehidupan sosial yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Isra Mikraj di Masjid Al-Akbar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Jumat (16/1/2025). Menurutnya, peristiwa Isra Mikraj memiliki makna mendalam karena menjadi momen ditetapkannya salat sebagai kewajiban utama bagi umat Islam.
Akhmad Fauzi menyampaikan bahwa salat tidak hanya bernilai ibadah secara individu, tetapi juga berpengaruh besar terhadap pembentukan akhlak, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Balangan yang religius, beriman, dan berakhlak mulia.
“Melalui salat, kita diajarkan untuk membangun karakter yang baik, menjaga hubungan sosial, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Peringatan tersebut juga diisi tausiyah oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Balangan, KH Ahmad Yusuf. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan kembali makna Isra Mikraj sebagai perjalanan agung Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat secara langsung dari Allah SWT.
Ia menegaskan, peristiwa Isra Mikraj memiliki keistimewaan tersendiri karena salat menjadi satu-satunya ibadah yang diperintahkan tanpa perantara malaikat.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, umat Islam diharapkan tidak hanya mengenang peristiwa bersejarah, tetapi mampu menjadikannya sebagai motivasi untuk memperkuat iman, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadan.(hen/mi).

