HABARTerkini.net, Paringin – Transformasi pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Pirsus Kabupaten Balangan terus diperkuat melalui pengembangan enam inovasi unggulan yang dirancang untuk meningkatkan mutu layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor pelayanan kesehatan.
Kepala UPT Puskesmas Pirsus, Elisabet Ery Novianti, Senin (27/7/2026), mengatakan inovasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, efektif, dan berkelanjutan. Berbagai inovasi tersebut mencakup pelayanan medis, promosi kesehatan, keselamatan pasien, administrasi, hingga penguatan pelayanan Posyandu.
Enam inovasi yang dikembangkan meliputi Asal Bisa (Optimalisasi Pengelolaan Limbah Medis Padat Khusus), Optimis Melea (Optimalisasi Penyuluhan Kesehatan Diabetes Melitus Menggunakan Media Leaflet), Penyunat (PenyusunaN obAT High AleRT), Periang (Perawatan Gigi Tiruan pada Geriatri), Simantau (Sistem Manajemen Tata Usaha), serta Siteman Avis (Sistem Lima Meja Posyandu Melalui Audio Visual).
Menurut Elisabet, inovasi Asal Bisa berfokus pada peningkatan pengelolaan limbah medis padat agar lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui sistem tersebut, penumpukan limbah medis dapat dicegah sehingga lingkungan puskesmas tetap bersih dan aman bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat.
Di bidang promosi kesehatan, Optimis Melea dikembangkan sebagai media edukasi bagi penyandang Diabetes Melitus melalui pemanfaatan leaflet. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pasien mengenai pola hidup sehat, pencegahan komplikasi, serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan.
Sementara itu, aspek keselamatan pasien diperkuat melalui inovasi Penyunat yang mengatur penataan obat kategori high alert secara sistematis. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kesalahan pemberian obat sekaligus meningkatkan keamanan pelayanan kefarmasian.
Pada layanan kesehatan gigi, Puskesmas Pirsus menghadirkan inovasi Periang yang memberikan pelayanan perawatan gigi tiruan bagi kelompok lanjut usia. Program ini bertujuan membantu lansia mempertahankan fungsi pengunyahan, meningkatkan kenyamanan, dan menunjang kualitas hidup yang lebih baik.
Transformasi juga dilakukan pada tata kelola administrasi melalui Simantau, sebuah sistem manajemen tata usaha yang mendukung pengelolaan administrasi secara lebih efektif, tertib, dan terdokumentasi. Dengan sistem tersebut, pelayanan internal diharapkan menjadi lebih efisien dan proses administrasi dapat berlangsung lebih cepat.
Adapun Siteman Avis dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan Sistem Lima Meja Posyandu melalui media audio visual. Inovasi ini memberikan informasi yang lebih menarik, mudah dipahami, dan seragam kepada kader maupun masyarakat sehingga pelaksanaan Posyandu menjadi semakin efektif dan edukatif.
Elisabet menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut lahir sebagai bentuk komitmen Puskesmas Pirsus dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
“Kami menyadari bahwa tantangan pelayanan kesehatan terus berkembang. Oleh karena itu, setiap inovasi yang kami hadirkan dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Pirsus. Mulai dari pengelolaan limbah medis, edukasi penyakit tidak menular, keselamatan pasien, pelayanan kesehatan gigi lansia, penguatan administrasi, hingga optimalisasi pelayanan Posyandu, seluruhnya merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Elisabet.
Ia berharap seluruh inovasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi budaya kerja yang terus berkembang di lingkungan Puskesmas Pirsus.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar setiap inovasi mampu memberikan dampak yang lebih luas. Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari banyaknya layanan yang diberikan, tetapi juga dari kualitas pelayanan, keselamatan pasien, serta kepuasan masyarakat yang menerima manfaat secara langsung,” tambahnya.
Melalui penguatan berbagai inovasi tersebut, UPT Puskesmas Pirsus Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif, responsif, dan berkualitas, sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Balangan dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima.(hen/mi).

