HABARTerkini.net, Paringin – Penguatan kapasitas dan karakter pengawas pemilu menjadi sorotan dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang digelar Bawaslu Kabupaten Balangan di Kantor Bawaslu Balangan, Senin (2/3/2026). Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan internal untuk mempertegas komitmen moral dalam menjaga kualitas demokrasi.
Hadir sebagai narasumber utama, Dekan Fakultas Sosial Humaniora Universitas Sapta Mandiri, Edi Arisandi, mengajak seluruh jajaran pengawas memperkuat spirit pengabdian melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mengusung tema “Penguatan Spirit SDM Pengawas Pemilu”, ia menekankan bahwa pengawas tidak cukup hanya memahami regulasi, tetapi juga harus memiliki integritas personal, ketangguhan moral, serta komitmen kolektif yang solid.
Menurut Edi, dinamika demokrasi yang terus berkembang menuntut pengawas pemilu untuk adaptif terhadap perubahan, berani mengambil sikap, dan konsisten menegakkan prinsip keadilan serta transparansi. Ia mengingatkan bahwa pengawasan bukan sekadar menjalankan prosedur administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab etis dalam menjaga marwah demokrasi.
“Integritas adalah fondasi utama. Tanpa itu, sekuat apa pun aturan dibuat tidak akan berjalan maksimal. Pengawas harus menjadi teladan dalam etika dan profesionalisme,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut Ramadan sebagai momentum reflektif untuk memperkuat nilai kejujuran dan solidaritas di internal lembaga. Dengan semangat yang terus dirawat, ia optimistis lembaga pengawas akan semakin kokoh, kredibel, dan mampu menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.(hen/mi).
